do'a untuk ultah ku ditahun 2006 :D

Bismi4jji
Ya Allah, limpahkanlah kebaikan pada saudariku..
Lembutkan hatinya tuk menerima KebenaranMu..
ampuni salah dan khilafnya selama ini ya Allah...
Ridhoilah apa-apa yang telah ia usahakan, Ya Allah..
istiqomahkan ya Allah dijalanMu yg lurus ini...
jadikan sisa umurnya untuk beribadah padaMu, y Rabbi...

"sElamaT Men6ulan6 HaRi k'laHiRaN... ka nia :-)"


13.14.30 11-03-2006

in memorian.....

hmmm.........

:((

darahku mengalir lebih cepat..
jantungku berdegub lebih kencang..
aku jadi orang aneh.yang tidak kumngerti..
semakin aku berusah untuk melupakan..
semakin aku kuat ingin menghilangkannya..
semakin kuat pula ia mengakar..aku bagai terikat sangat kuat..
Rabb, jangan biarkan terkungkung oleh nafsu..
Rabb, tetap jaga aku disetiap bangun dan tidurku...
Rabb....aku ingin menangis..yah menangis...ingin aku keluarkan semuanya...Engkau tau..
tanpa ku cerita pun kau tau...
tp kadang aku tetap bercerita padaMu..biar puas hati ini...
tp ya Rabb...aku semakin...

sungguh sakit jika tak dihiraukan orang yg dicinta, tp lebih sakit lagi..jika tak dihirau sang pencipta..
Rabb tolong daku...

he:D

udah nampil euy...
yah cerita tentang hari2 ku....
yah hari2 yang kulalui dan terkadang mungkin dibumbui dengan masalah-masalah ku..he3x....
insyaallah kedepannya mau lebih kreatif lagi..dan mau buat sebuah blog khusus untuk mata kuliah ku.....sekalian biar bisa belajar n berbagi ma sodara2 yang membutuhkan...

:)
:)
:)

kehidupan ku

lahir dalam keadaan fitrah, orang tua dan lingkungan yg mewarnai kehidupan kita...
biru, hijau, coklat, hitam, merah, kuning, beraneka warna kehidupan telah tercipta...seiring berjalan waktu kurenda masa depan ku, berharap secerah mentari pagi siang ini, ya Rabbi terangilah hidup ku dengan cahaya-Mu.
dari mulai tangisan pertamaku didunia ini, merangkak, berjalan, pandai bicara, dari kanak-kanak, remaja, hingga sekarang menginjak usia dewasa...
apa yg sudah kulakukan dengan diriku...sudah ku bawa kemana diri ini...
dekatkah dengan Mu??rasa nya kok sekarang makin jauh...sholat ku, do'aku, tilawahku, dan hari ini aku lupa bawa matsuratku...Rabb..jangan lepas kan tanganku...
tak sanggup hidup tanpa-Mu...kemana aku harus mengadu, selain pada-Mu...

Rabb, apa yg telah aku perbuat selama 22 tahun ini...maaf kan aku yg telah lama bermain2 dengan umur ku..Rabb bentar lagi umur ku 23 th, jangan biarkan aku sama dengan tahun sebelum2nya...maaf kan aku telah lalai sebelumnya...Rabb, kuatkan aku untuk selalu menempuh jalan mu yg lurus...maafkan aku Rabb, tak sanggup aku masuk keneraka mu...dan tak pantas pula aku kesurga-Mu...jadikan umurku yg akan datang bermanfaat buat keluarga dan agama-Mu...

Rabb, maafkan aku yg telah mengabaikan ortu ku...sungguh bukan aku tidak bersyukur pada-Mu punya ortu seperti mereka, tapi mereka tidak mau menerima pemberian ku....Rabb, kabulkanlah setiap do'aku untuk mereka sebagai pengganti jasa mereka yg tak terbalas....buat saudara-saudara ku, limpahkan ya Rabb hidayahMu pada mereka, jangan biarkan mereka ikut hancur seperti hancurnya zaman ini, aku serah mereka semua pada -Mu ya Rabb..tiada daya dan kekuatan ku selain daya dan kekuaran dari -Mu...

Ampuni hamba -Mu yg lemah ini ya Rabb...
masukanlah aku kesibgahMu yg mulia....

untaian kata hati dihari nan suci, jum'at 8 February 2008

Bila ia datang mengetuk pintu

BIla dia datang mengetuk pintu


Bagi sebagian orang maut (kematian) adalah suatu hal yang sangat menakutkan,
Tapi tidaklah bagi orang yang taqwa karena hal tersebut ada hal yang paling di tunggu.
Sebagaimana filrman Allah :

ظ‚ظ„ ط§ ظ†ظ‘ ط£ ظ„ظ…ظˆ طھ ط§ ظ„ظ‘ط°ظ‰ طھظپط±ظ‘ظˆ ظ† ظ…ظ†ظ‡ ظپط§ ظ†ظ‡ ظ…ظ„ظ‚ظٹظƒظ… ط«ظ… طھط± ط¯ ظˆ ظ† ط§ ظ„ظ‰ ط¹ظ„ظ… ط£ ظ„ط؛ظٹط¨ ظˆ ط§ ط§ظ„ط´ظ‡ط¯ ط© ظپظٹظ†ط¨ظƒظ… ط¨ظ…ط§ ظƒظ†طھظ… طھط¹ظ…ظ„ظˆ ظ†
Yang artinya :
Katakanlah sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya maka seseungguhnya kematian itu akan menjumpai kamu kemudian,kamu akan dikembalikan kepada Allah,yang mengetahui yang gaib dan yang nyata,lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.(Al-quran surah Al Jumu'ah ayat 8 )
Kematian itu sendiri adalah mencabut seluruh jiwa secara langsung yang tersebar dalam setiap bagian tubuh,dan itu sungguh sakit sekali karena jiwa itu terkait dengan seluruh anggota tubuh manusia,jika perpisahan satu bagian jiwa saja meyebabkan rasa sakit yang begitu hebat,maka betapa sakit nya ketika seluruh jiwa di tarik keluar dari seluruh tubuh.
Bayangkan saja jika badan kita terpotong-potong dari tubuh,sungguh sakit, bagaimana lagi jika jiwa yang terpisah-pisah dan ditarik hingga tidak mampu lagi menahan nafas,
Peristiwa kematian merupakan suatu peristiwa yang hebat, dan sakit,karena awal ruh itu di tarik dari kaki,dan kaki lah yang pertama terbebas,terus ke atas setiap anggota tubuh akan mengalami mati rasa dengan cara yang sama dan sakit yang sama bagaikan terbelah-belah,dan ketika jiwa sampai di tenggorokan,maka cahaya mata akan memudar da pandangan pun akan menghilang.
Dengan alasan inilah nabi Muhammad saw memohon kepada Allah agar membebaskan beliau dari kepedihan dan penderitaan kematian,dan menganjurkan pada umatnya untuk senantiasa berdoa agar terbebas dari kematian yang sakit itu.
Menurut Hasan Ibn Ali,nabi pernah meyatakan pedihnya kematian itu setara dengan luka-luka tiga ratus tusukan pedang,bisa kita bayangakan betapa sakitnya itu,maka Ali sering membujuk para pejuang jika mereka tidak mati di medan perang mereka akan mati di tempat tidur.Demi Allah yang nyawaku ada padaNya penderitaan kematian lebih keras daripada derita yang disebabkan hukuman seribu pukulan pedang.
Maut , dimana pun kita sembunyi pasti akan datang menjemput,tanpa kita tau kapan datangnya tapi dari tiap kelahiran seseorang sudah di tetapkan oleh Allah kapan hari kematiannya.Krena tiap malaikat punya tugas yang telah diberikan oleh Allah swt,untuk memperhatikan orang tertentu denagn tindakan tertentu yang dilakukan pada malam tertentu dalam satu tahun.
Siapa saja bisa di ambil roh nya dan kapan saja oleh malaikat Izrail dan dikembalikan ke akhirat.
Perintah kematian di berikan tanpa dapat di tunda barang sedetik pun,semua hal yang menyangkut rezeki,hujan turun,siapa yang mati,siapa yang lahir dan siapa yang haji da siapa yang menikah dengan siapa semua sudah ada dalm daftar yang di berikan kepada tiap-tiap malaikat dengan tugas nya masing-masing.
Ada hadist yang meriwayatkan bahwa Aisyah bertanya kepada Nabi tentang seringnya beliau berpuasa pada bulan sya'ban,dan nabi menjawab : daftar orang-orang yang meninggal dunia dipersiakan dibulan ini,dan beliau berharap tercatat dalam daftar ini dan beliau dalam keadaan berpuasa.
Diberitakan juga dalam hadist ini bahwa dalam pertengahan bulan sya'ban Allah memberikan ketetapan kepada mailakat maut tentang daftar orang-orang yang akan mati pada tahun ini.
Rasulullah bersabda : Setiap hari matahari, terbit bersama berita bahwa suatu kesempatan di
anugrahkan kepadamu untuk melakukan amal saleh,karena hal itu tidak pernah datang lagi padamu lagi selama seumur hidup.
Kematian bukan lah hanya tidur panjang,tapi suatu proses dimana kita akan di bangkitkan kembali untuk mempertanggung jawabkan apa yang telah kita perbuat selama dalam kehiudpan kita yang entah berapa tahun lamanya.Kematian juga merupakan hal yang paling sakit dan menakutkan karena maut datang dan menjemput kita tanpa tau kapan dan dimana,andai kita orang yang taqwa maut adalah hal yang paling dinanti dan sangat diharapkan karena orang yang taqwa senantiasa memohon kepada Allah saat maut menjemput hendaklah dia dalam kea adaa sujud daan beriman kepada Allah swt,
Tapi ada juga sebagian orang yang lupa jika maut akan menjemputnya tanpa kenal waktu dan tempat.
Kalaulah sang maut mengetuk pintu,tiada satu makhluk yang bias menghindar walau seribu tentara menjaga rumah dan 100 anjing harder,tembok beton ataupun baja juga harta dan pangkat tidak dapat mencegah sang maut mengetuk pintu rumah,ini merupakan janji Allah
"Setiap yang hidup pasti akan mati ".
Abu Hurairah bercerita bahwa nabi Muhammad saw bersabda :
Mari aku tunjukkan kepadaamu kenyataan dunia ini,aku mempersilahkannya dan beliau membawaku kesuatu tempat sampah diluar kota Madinah,disana aku melihat tengkorak
dan tulang belulang manusia terbenam dalam sampah bersama kotoran yang berserakan dimana
mana,sambil memanggilku Nabi berkata :" inilah tengkorak –tengkorak manusia yang berisi otak yang tamak,orang-orang yang hidup seperti kebanyakan kalian selama ini,menyandarkan harapan mereka pada hal-hal duniawiah.Tengkorak-tengkorak itu tergeletak tanpa kulit,dan setelah beberapa hari akan menjadi bagian dari tanah.Dulu mereka berusaha keras untuk makan masakan yang lezat,tapi kini hanya di penuhi sampah.Keadaan meraka saat ini sungguh mengerikan bagi siapa saja yang melihatnya.Melihat mereka dulu yang menyukai harumnya aroma makanan,membuat kamu menjadi benci padanya.kotoran disekeliling mereka adalah pengganti baju-baju gemerlap yang pernah mereka gunakan.Sekarang mereka ada dalam kekuasaan angin yang terbang sesukanya.Inilah tulang belulang binatang yang pernah menepati manusia sombong.Siapapun akan meneteskan air mata pada akhir perjalanan yang tragis ini".
Abu Hurairah menangis tersedu-sedu.Naudzubillahimin dzalik.
Para ahli agama telah menggolongakan empat macam manusia menyangkut kematian.
Golongan pertama ialah : orang yang terobsesi kehidupan dunia dan tidak pernah mau perduli dengan kematian,karena meraka tidak ingin berpisah dengan kenikamatan ragawi dan memikirkan kematian membuat mereka sedih.
Golongan kedua ialah :orang-orang beriman tetapi belum siap dan dapat menerima kematian,karena mereka merasa bekal merak belum cukup untuk menghadapa sang Khaliq,mereka belum siap mati karena ingin memperbaiki amal perbuatannya dan mepersiapkan diri untuk hari akhir.Nabi pernah berakata bahwa Allah tidak suka bertemu dengan orang-orang yang takut bertemu dengan Nya.(bertemu Allah disini berarti menemui kematian dengan ikhlas).Namun,orang-orang dalam kategori ini sebenarnya tidak takut bertemu dengan Allah karena saja mereka merasa melalaikan kehidupan di saat akhir hayatnya.
Mereka termasuk kelompok yang dikatakan Nabi bahwa orang yang tidak suka bertemu dengan Allah dan Allah juga tidak suka bertemu dengan nya.Orang tersebut bukan sebenarnya tidak menghindar tapi sadar akan kekurangnya.Kare dis seperto orang yang ingin memeprsiapakan diri sebelum bertemu dengan orang yang dicintai nya agar orang yang dicintainya akan mersa senang bertemu dengan nya.
Golongan ketiga ialah : adalah orang saleh yang penyesalan nya sempurna,dia begitu mencinati kematian dan nenginginkannya,tidak ada yang dapat menyenangkan kekasih selain pertemuan dengan kekasihnya,dan saat pertemuan baginya adalah saat kematian.Kekasih selalu mengingat saat bersatu dan tidaka akan pernah melupakan walau seditikpun,inilah gambaran orang yang benar-benar menginginkan kematia diri.Orang seperti ini sangat rindu akan kematian hingga melepaskan diri kehidupan dunia yang penuh dosa,diceritakan bahwa Hudzaifah hamper meninggal dunia lalu tiba-tiba dia berkata : Yang ter kasih (kematian),engkau datang saat benar-benar di butuhkan.orang yang merasa takut tidak akan berhasil,Ya Allah Engkau mengetahui kalau aku lebih suka kematian daripada kekayaan,dan menyukai penyakit dari pada kesehatan dan meyukai kematian daripada kehidupan.
Anugrahi aku mati awal agar aku dapat beretemu dengan Engakau.
Golongan ke empat : ialah kelompok terbaik ,yaitu orang-orang yang tidak memiliki keinginan,melainkan dengan keridhaan Allah semata.

Sebenaranya lah hal mengingat akan mati bagi kita merupakan suatu tanda keimanan kepada Allah swt,kematian akan memperpendek kesenangan seseorang yang terbenam dalam urusan dunia,Nabi bersabda hal(kematian) yang merebut kesenangan hidup haruslah di ingat-ingat,dengan mengingat mati seseorang akan membatasi kesenangan-kesenangan nya sehingga kembali kepada Allah,dalam hadist lain Nabi bersabda,Sekiranya binatang mengetahui kematian seperti yang kita ketahui,kamu tidak akan memperoleh binatang yang sehat untuk di makan.Mereka akan menjadi kurus kering karena takut mati.
Saudara seiman yang di berkati Allah,hendaklah kita dapat berpikir akan hal ini bagaimana bila sang maut datang mengetuk pintu sudah ada kah bekal yang kita bawa ? sudah kan jiwa ini disi dengan ketaqwaan yang cukup ?karena jiwa merupakan hal yang paling utama yang akan di tarik dari diri seseorang bila izrail mengucapkan assalamulaikum,…..
Jiwa yang layaknya mendapatkan dua hasil ridha dan di ridhai,dimana kita bisa keridhai akan datangnya Izrail dan kita juga takut akan sang mati menjelang.
Ikhwan muslim,kala izrail datang apa pun tidak sempat kita persiapkan lagi karena saat itu sudah datang ibarat sebuah syair.
Bila izrail datang menaggil,jasad terbujur di pembaringan.,
Seluruh tubuh akan menggigil sekujur badan kan kedinginan,..
Tak ada alagi diguna harta,.. kawan karib sanak saudara,,…… dan seterusnya,..
Ada lagi hadist nabi bahwa kematian harus di ingat,karena ia akan menghindarkan kita dari dosa-dosa.Sedangkan hadist lain nabi bersabda seandainya kau tau bagaimana posisimu sesudah kematian,kamu tidak pernah akan makan apapun dengan gembira dan minum apapun dengan senang.
Ada sebuah kisah seorang raja yang berniat melihat-lihat kerajaannya.Dia meiminta sebuah pakaian kepada pengawalnya.Perintahnya segera di turuti,tetapi dia tidak menyukai pakaian itu,dan memerintahkan mengambilnya yang lain,akhirnya dia memilih baju yang terbaik.Kemudian tiga ekor kuda dibawa kehadapannnya,tetapi dia memilih kuda yang terakhir.Setan telah mengsi pikirannya dengan kesombongan.Dia menaiki kudanya dengan sikap angkuh,rombongan dan pasukan pengawal menyertainya,tetapi karena kesombongannnya dia tidka perduli bahkan untuk sekedar menolhepun tidak.
Ditengah perjalanan,raja bertemu dengan seseorang lelaki gembel yang berpakaian cpmpang –camping ,lelaki itu kemudian memegang tali kekang kuda raja,dan sang raja memarahinya atas kekurangajaran orang tewrsebut dan memerintahkan untuk melepaskannya.Lelaki itu menyampaikan kalau dia ada urusan dengan sang raja,sementara raja memerintahkannya untuk menunggu tapi lelaki itu tetap berkeras akan bicara saat itu juga,akhirnya sang raja mengizinkannya,dan dia memberi tahu bahwa dia akan mengukapakan sebuah rahasia,lalu raja mendekatkan telinganya kepada orang itu,bahwa malaikat mau telah datang untuk menyerahkan nyawanya kepada Allah.Setelah mendengar itu berubahlah wajah sang raja seketika menjadi pucat dan mulai gugup,lalu setelah beberapa saat sang raja meminta kepada malaikat maut untuk menunda mencabut nyawanya,dan mengizinkannya pulang untuk menyelesaikan urusan-urusannya dan menemui anggota keluarganya,Malaikat mau mengatakan tiada waktu lagi,dengan kata lain sang raja tidak dapat pulang dengan demikian malaikat mautpun mencabut nyawanya dan jatuhlah sang raja dari kudanya.Itu satu kisah yang mana, apapun pangkat dan jabatan yang kita,miliki tidak sanggup menentukan kapan,dimana kita akan di jemput oleh sang maut.
Ada satu kisah lagi,Setelah malaikat mencabut nyawa sang raja malaikat lalu mendekati seorang muslim yang soleh yang juga sedang melakukan perjalanan.Malaikat memberi salam kepada muslim tersebut,lalu menyebutkan indentitasnya.Orang soleh ini menyambut dengan hangat dan berkata bahwa kedatangannya sungguh sangat mengembirakan karena dia sudah lama menanggung erita perpisahana dengan Allah,dan mendambakan bertemu denganNya di banding siapaun.Malaikat maut menawarkan orang sleh tersebut untuk menyelesaikan dulu tugas nya yang belum selesai yang di anggaap penting.Si muslim menjwab dia tidak merindukan apa-apa kecuali kerinduan nya untuk bertemu Allah,dan malaikat menyuruhnya memiliuh kematian yang bagaimana yang dia inginkan.Orang soleh itu menginginkan dia mati dalam keadaan bersujud,maka malaikat maut mencabut nyawa orang soleh itu ketika dia bersujud.
Sungguh suatu perbedaan yang kontras antara kedua kisah diatas,harta dan kekayaan bukan lah jaminan,tapi amal ibadah lah yang merupaka kunci kita menuju pertemuan dengan sang Khaliq dalam keadaan yang kita inginkan.Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa-apa yang kamu kerjakan.
Ini adalah sekedar tulisan semoga bermanfaat bagi yang membacanya,penulis hanya lah manusia biasa yang ngga luput dari rasa salah dan dosa,karena Dia penulis ada dan akan kembali kepada Dia.

Qalbyna-Buhaira
Dikutip dari terjemahaan THE SPCTACLE OF DEATH ( MATI ITU SPEKTAKULER) KARANGAN KHAWAJA MUHAMMAD ISLAM

cerita cinta

aku seorang hamba yang sedang dirundung duka...
karena cinta yang diharapkan berlabuh pada saat yang tidak diinginkan..
Rabb, ampuni aku..
ampun ya Allah..
tak sanggup diri ini keneraka-Mu..
hanya cinta mu yang kuharap..
ampuni hamba ya Rabb yang berharap pada selain-Mu..

ampun ya Rahman...
ampun wahai sang penggengam cinta....
ampuni hamba yang lemah ini..
ampun ya Allah...

penuhi hatiku dengan cinta-Mu, dan cinta orang-orang yang mencintai-Mu, serta cinta orang-orang yang selalu beribadah pada-Mu..
ya Rabb...

Kerinduan....

Rabb ku rindu ada disisi-Mu

kurindu sepertiga malam-Mu

kurindu jadwal pertemuan rutin kita 5 kali setiap hari..

rindu untuk bercengkrama dengan-Mu...

kurindu setiap cerita mesra kita..

kurindu kicauan burung saat dhuha-Mu

kurindu lantunan merdu ayat-ayatmu yang menggelorakan semangat ku..

kurindu akan bentangan ayat-ayat mu yang terhampar luas yg menyejukkan jiwa ku..

ku rindu semua yang menemani setiap pertemuan kita..

ku sangat-sangat merindukan nya....


Rabb ku rindu ada disisi-Mu..

temani aku disetiap desahan nafas dan denyut nadi kehidupan


my love just 4 Allah...

miss U so much...

para wanita penghuni surga

Sifat-sifat wanita ahli syurga~
Siapakah wanita yang menjadi ahli Syurga? Apakah ciri-ciri atau sifat-sifat yang menjadi kunci bagi wanita memasuki syurga?Sebuah hadis Nabi menyatakan: Daripada Anas, Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda yang bermaksud: "Apabila seorang perempuan mendirikan sembahyang lima waktu, berpuasa sebulan (Ramadhan), menjaga kehormatan dan taat kepada suami, dia akan disuruh memasuki syurga melalui mana-mana pintu yang dia sukai." (Hadis Riwayat Ahmad)Menurut hadis di atas sekurang-kurangnya ia telah menggariskan empat dasar atau sifat utama yang menjadi teras bagi seorang wanita muslimah memasuki syurga, iaitu menunaikan kewajipannya kepada Allah dalam makna melaksanakan ibadah-ibadah yang diwajibkan ke atasnya seperti sembahyang, puasa, dan lain-lain ibadah wajib yang mampu dilaksanakan.Sebuah hadis menyebutkan bahawa sembahyang adalah perkara pertama yang akan disoal di hari Kiamat.Daripada Abu Hurairah Radhiallahu Anhu, Nabi Sallallahu Alahi Wasallam bersabda: "Sesungguhnya perkara yang pertama sekali dikira dari amalan hamba di hari kiamat ialah sembahyang; sekiranya sembahyang itu sempurna, maka beruntung dan berjayalah dia, dan sekiranya ia rosak, maka kecewa dan rugilah dia, kalau kewajipan fardhu masih kurang, Allah berfirman: Lihatlah adakah amalan-amalan sunat untuk menyempurnakan kekurangan tersebut. Demikianlah seterusnya dengan amalan yang lain" (Hadis riwayat at-Tirmizi)Disamping menunaikan kewajipan kepada Allah, menunaikan hak dan kewajipan kepada suami juga merupakan hal yang tidak boleh diabaikan oleh seorang wanita. Tertunainya hak dan tanggungjawab suami barulah akan turun keredhaan dan rahmat Allah kepadanya. Menjaga kehormatan diri juga merupakan hal yang digariskan oleh hadis di atas. Antara hal-hal yang boleh diketegorikan dalam konteks menjaga kehormatan itu ialah mempunyai sifat pemalu, jika suaminya keluar dia akan menguruskan dan menjaga dirinya dan harta suaminya dengan amanah. Bila suaminya datang kepadanya dia akan menjaga mulut daripada menyebutkan perkataan yang tidak elok didengar.Sebuah hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyatakan bahawa: "Sesungguhnya sopan santun dan keimanan adalah saling berkaitan, jika salah satunya dikeluarkan, yang satu lagi juga akan hilang serentak." (Hadis Riwayat Baihaqi)Maksud hadis ini ialah jika kesopanan atau sifat malu sudah hilang, iman juga akan hilang bersama-samanya. Betapa besarnya pengaruh antara kesopanan dan keimanan kepada diri seorang wanita itu, Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menegaskan dengan sabda baginda: "Apabila sesesorang itu terlibat dengan penzinaan, ia bukan lagi seorang beriman, apabila seseorang itu mencuri ia bukan lagi seorang beriman, apabila seseorang itu meminum arak ia bukan lagi seorang beriman, apabila seseorang itu menyelewing setelah diberi amanah oleh orang lain ia bukan lagi seorang beriman, dan apabila seseorang diantara kamu menipu ia bukan lagi seorang beriman, oleh itu berjaga-jagalah!"Taat kepada suami merupakan satu lagi sifat wanita yang digambarkan oleh hadis yang dipaparkan di awal makalah ini. Taat kepada suami adalah tanggungjawab isteri yang wajib di sempurnakan. Sebuah hadis yang diriwayatkan oleh al-Imam Bazzar Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda: "Kamu sampaikan kepada perempuan yang kamu jumpa, bahawa taat kepada suami, dan mengakui hak-hak suami, sama pahalanya dengan berperang dan bertempur dengan musuh-musuh Islam di medan pertempuran, tetapi sedikit sangat daripada isteri-isteri yang menyempurnakan hak-hak suami mereka." (Hadis riwayat Al Imam Bazzar)Isteri adalah pusat dan sumber kebahagiaan dan ketenteraman di dalam sebuah rumahtangga. Ia perlu mempunyai sifat-sifat sabar dan perhatian yang sepenuhnya kepada suami dan juga anak-anak. Sikap inilah yang boleh mewujudkan suasana yang tenang, aman dan damai dalam rumahtangga. Dalam hal ini, para isteri sayugialah akan sentiasa bersikap baik kepada suami.Saidina Abu Bakar Radhiallahu Anhu meriwayatkan bahawa Rasullullah Sallallahu Alaihi Wasallam pernah bersabda: "Seorang wanita yang menyakiti hati suami dengan lidahnya, dia mendatangkan celaan dan kemurkaan Allah, para malaikat dan umat manusia."Selain itu, Saidina Ali Radhiallahu Anhu meriwayatkan sebuah hadis mengenai setiap isteri yang tidak menghormati status suaminya. "Wanita yang berkata kepada suaminya yang tidak melihat apa-apa kebaikan pada suaminya, Allah menghapuskan segala perbuatan baiknya selama 70 tahun, walaupun dia berpuasa selama itu siang hari dan bersembahyang pada malamnya." (Hadis Riwayat Imam Majah dan An-Nasai)Berdasarkan huraian ringkas di atas, para wanita semestinyalah mengamalkan sikap taat dan bertakwa kepada Allah, bertanggungjawab kepada suami dan menjaga kehormatan dirinya. Semoga dengan itu, akan mudahlah mereka mendapat rahmat dan keredhaan Allah. Rahmat dan redha Allah itulah yang akan menjamin kebahagian hidupnya di dunia dan di akhirat.